Cerita unik di balik hari raya Idul Adha 2013 - Pertama-tama Saya selaku Admin McClaireShare
Mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha . maaf telat soalnya baru bisa online hehe...
Idul adha adalah hari besar agama islam , dimana semua umat muslim yang mampu akan melakukan
Qurban .
Momen
Idul Adha selalu punya cerita tersendiri setiap tahunnya. Jika
tahun lalu berita mengenai Mak Yati, si pemulung yang berkurban menjadi
cerita spesial di Idul Adha, tahun ini justru dana kurban digelapkan.
Kejadian
tersebut terjadi di Kecamatan Delitua, Deliserdang, Sumatera Utara.
Alhasil warga marah karena mereka tidak bisa berkurban. Sang pelaku yang
telah menggelapkan Rp 91 juta dihajar warga.
Kejadian menarik
hingga menyedihkan juga mewarnai pelaksanaan hari raya kurban tahun ini.
Berikut beberapa kejadian unik, lucu bahkan haru yang mewarnai perayaan
hari raya
kurban.
inilah beberapa
kejadian unik idul adha tahun
2013 ini :
1. Kebanjiran , Penyembelihan Hewan Kurban Di TundaBanjir melanda sejumlah kawasan di Medan membuat penyembelihan
hewan kurban ditunda. Banjir tersebut terjadi di beberapa daerah seperti
daerah Jalan Dipanegara, Padang Bulan, kawasan Kampung Aur, dan Gang
Pasir Jalan S Parman, Medan.
Banjir terjadi setelah air sungai di
sekitar lokasi itu meninggi menyusul hujan pada pukul 03.00 dini hari.
"Hujan tidak begitu deras, tapi sepertinya ada air kiriman dari gunung
ke Sungai Babura," kata Neli, warga Jalan Dipanegara, Medan.
Mereka
memindahkan dua ekor lembu dan tiga ekor sapi ke tempat lebih tinggi.
"Kita tunda dulu. Mudah-mudahan besok kita laksanakan," kata Soleh,
seorang warga.
Bukan hanya menunda penyembelihan hewan, banjir
sedada ini juga membuat masyarakat bergotong royong memindahkan barang
berharga mereka.
2. Dana Kurban Di Gelapkan PanitiaWarga Dusun III dan IV Desa Suka Makmur, Kecamatan Delitua, Deliserdang
gagal berkurban pada Idul Adha 1434 H, Selasa (15/10). Ibadah itu batal
terlaksana setelah seorang panitia kurban, Indra Z Nasution (45)
menggelapkan uang yang dipercayakan jamaah kepadanya.
Perbuatan
Indra Z Nasution membuat warga kecewa dan emosi. Apalagi uang yang
digelapkan Sekretaris Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Baitur Rohim ini
dikumpulkan ratusan warga dengan cara mencicil untuk dapat berkurban.
Sebagian di antara mereka bahkan belum melunasinya.
"Dia (Indra)
menggelapkan uang jamaah yang ada di Masjid Baitur Rohim kurang lebih Rp
91 juta untuk 10 ekor lembu," ucap Ponidi, Bendahara BKM Baitur Rohim
di Mapolsek Delitua, Selasa (15/10).
Warga mulai menyadari
uangnya sudah digelapkan sejak Senin (14/10) malam. Mereka khawatir
karena 10 ekor lembu yang direncanakan akan dikurbankan tidak kunjung
tiba.
Hingga salat Idul Adha, Selasa (15/10) pagi, lembu yang
dijanjikan tak juga datang. Sementara itu, Indra tak ikut salat Idul
Adha di Masjid Baitur Rohman.
Tak kapok Indra mencoba membohongi
warga dengan menyalahkan pedagang kurban, tak pelak Indra pun jadi
bulan-bulanan warga. Kepalanya sampai bocor dan terpaksa dijahit.
3. Warga Singapura Kurban Ke BatamLebih dari 100 warga negara Singapura memilih berkurban di berbagai
masjid di Kota Batam dalam wisata religi kurban pada perayaan Idul Adha
1434 Hijriah.
"Kami perkirakan jumlahnya lebih dari 100 warga
negara Singapura dan Malaysia yang langsung datang ke masjid-masjid di
Batam untuk berkurban tahun ini," kata Kepala Bidang Sarana dan Objek
Wisata Dinas Pariwisata Kota Batam Rudi Panjaitan di Batam, Senin
(14/10). Demikian dikutip dari Antara.
Warga Negara Singapura,
kata dia, langsung datang ke masjid-masjid di kawasan kampung tua karena
masih memiliki saudara yang tinggal kawasan itu, seperti di Batu Merah,
Batu Besar, Tanjunguma, Tanjung Sengkuang dan Pulau Belakang Padang.
Menurut
Rudi, hubungan kekerabatan yang erat antara warga kedua negara membuat
muslim negara jiran memilih berkurban di Batam. "Di antara mereka masih
ada hubungan saudara," kata Rudi.
4. Di Temukannya Cacing Hati Di Hewan Kurban
Walaupun telah dilakukan pemeriksaan kesehatan, hewan kurban di Masjid
Agung Sunda Kelapa ternyata masih ditemukan cacing pada bagian hati.
Kepala Seksi Pertanian dan Peternakan Kecamatan Menteng, Reni mengatakan
hal ini bisa terjadi karena tidak adanya perawatan terhadap hewan
kurban.
"Pemeliharaannya sapi itu tidak diobati. Enggak dikasih
obat cacing sehingga organ dalamnya kotor. Makanya ada cacing di
hatinya," kata Reni di Masjid Agung Sunda Kelapa, Selasa (15/10).
Penanganan
terhadap daging bercacing ini panitia kurban memilih untuk menguburnya.
Pasalnya jika dibuang ada kemungkinan akan ada masyarakat yang
mengonsumsinya.
"Ini nanti mau dikubur aja. Kalau dibuang bisa diambil orang terus dikonsumsi. Dan itu berbahaya," pungkasnya.
5. Sapi Ngamuk Dan Seruduk Motor Di SPBU
Seekor sapi mengamuk saat akan disembelih dalam perayaan Idul Adha 1434 H
di Asrama Haji, Jalan AH Nasution, Medan, Selasa (15/10). Akibatnya, 1
unit sepeda motor rusak akibat amukan hewan itu.
Cerita bermula
saat tali pengikat sapi milik Karsiman terlepas, hewan itu pun berlari
menuju SPBU yang ada di seberang jalan. Di SPBU itu, sapi langsung
menyeruduk sepeda motor Honda Supra Fit BK 3249 UK. Mendapat serangan
itu, Sudi, sang pengendara, langsung melompat.
"Tapi lembu (sapi)
itu terus lari, talinya menyangkut di kereta (sepeda motor)," kata Sudi
di tempat kejadian, Medan, Selasa (15/10).
Amukan lembu akhirnya
terhenti setelah warga berhasil menyergap dan menjatuhkannya. Keempat
kaki hewan itu diikat. Selanjutnya, warga mengangkat sapi itu ke mobil
pikap untuk dibawa kembali ke lokasi semula untuk disembelih. Mereka pun
meninggalkan sepeda motor milik Sudi yang rusak parah.
Sekilas Tentang
Cerita unik di balik hari raya Idul Adha 2013 .